“Tentu saja, orang dapat menamai kecoak itu dengan nama mantannya, atau memberikan dukungan bagi seseorang yang baru putus cinta dengan menamainya sesuai nama mantan orang tersebut. Namun sejauh ini kecoak-kecoak tersebut mendapat nama dengan cara yang penuh kasih sayang, seperti halnya untuk manusia, seperti tanda cinta, tanda persahabatan,” jelasnya.
Misalnya, orang tua menamai kecoak tersebut sesuai nama anaknya karena anaknya menyukai serangga.
Masyarakat memberikan reaksi yang keras terhadap inisiatif ini, kata Schneiderman. “Kami menerima banyak email yang mengatakan bahwa mereka membenci hal itu. Namun kita juga menerima email dengan jumlah yang sama atau bahkan lebih, yang menyukainya,” ungkapnya.









