Puluhan Tahun Terabaikan, Jalan Damme-Lanyara Kembali Disuarakan: PAGORA 40 Desak Pemda Takalar Segera Bertindak

  • Whatsapp

Dalam forum tersebut, perwakilan Komisi III menyampaikan bahwa persoalan keterbatasan anggaran menjadi tantangan utama.
“Kami dari Komisi III selalu mendiskusikan dan mencari alternatif terkait anggaran perbaikan jalan di Kabupaten Takalar. Bukan hanya Jalan Damme-Lanyara yang membutuhkan perhatian, tetapi juga jalan di 12 kecamatan lainnya. Sementara kemampuan anggaran daerah saat ini hanya mampu mengerjakan sekitar 8 kilometer per tahun,” jelas salah satu anggota dewan.

Meski demikian, masyarakat berharap persoalan ini tidak lagi berlarut-larut. Jalan Damme-Lanyara bukan sekadar akses penghubung, tetapi urat nadi aktivitas sosial dan ekonomi warga. Kerusakan yang terus dibiarkan dikhawatirkan semakin memperlebar ketimpangan pembangunan antarwilayah.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Aksi yang berlangsung tertib tersebut menjadi cerminan bahwa suara masyarakat masih terus menggaung, menuntut perhatian serius pemerintah daerah. Harapannya sederhana namun mendasar: akses jalan yang layak, aman, dan manusiawi.

Kini, publik menanti langkah konkret dari Pemerintah Kabupaten Takalar-bukan sekadar janji atau pengusulan berulang-melainkan realisasi nyata demi kepentingan masyarakat luas. [D’Kawang]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *