TB dapat diobati dengan terapi rutin selama enam bulan hingga satu tahun, dengan evaluasi berkala menggunakan sampel dahak. Selain itu, penderita disarankan menjaga pola hidup sehat, termasuk berjemur di pagi hari untuk membantu pemulihan.
Pada 2025, Lamongan mencatat 3.564 kasus TB dengan 94 kematian. Angka tersebut menjadi dasar bagi Dinas Kesehatan untuk terus meningkatkan skrining sebagai bagian dari program eliminasi TB nasional. “Kami akan terus melakukan skrining untuk mendukung target eliminasi TB,” tegas Annas. [AT]








