LAMONGAN | DN – Upaya skrining tuberculosis (TB) di Kabupaten Lamongan terus dilakukan secara intensif. Sepanjang bulan ini, Dinas Kesehatan setempat mencatat 556 kasus positif TB dengan enam di antaranya meninggal dunia. Angka tersebut menunjukkan bahwa penyakit menular akibat mycobacterium tuberculosis masih menjadi tantangan serius bagi kesehatan masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Lamongan, dr. Chaidir Annas, menjelaskan bahwa temuan kasus TB bertambah setiap harinya. Meski demikian, ia menekankan bahwa tingkat kesembuhan cukup tinggi apabila penderita rutin menjalani pengobatan. “Kita temukan kasusnya, obati, dan tekan angka penularan,” ujarnya.








