LAMONGAN | DN – Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang diresmikan secara nasional oleh Presiden Prabowo Subianto mendapat sambutan positif dari masyarakat Kabupaten Lamongan. Dalam waktu kurang dari sepekan sejak mulai beroperasi, sejumlah koperasi desa di wilayah tersebut berhasil mencatat omzet hingga Rp4 juta per hari.
Salah satu koperasi yang menunjukkan perkembangan signifikan yakni KDMP Desa Sendangrejo, Kecamatan Lamongan. Tingginya minat masyarakat untuk berbelanja kebutuhan pokok membuat transaksi di koperasi tersebut terus meningkat setiap harinya.
Siska, salah satu karyawan KDMP Sendangrejo, mengatakan puncak transaksi terjadi pada hari ketiga operasional koperasi. Menurutnya, pemasukan harian saat itu berhasil menembus angka Rp4 juta.
“Yang paling ramai terjadi pada hari Senin kemarin atau hari ketiga operasional. Pendapatan harian bisa mencapai Rp4 juta,” ujar Siska, Selasa (19/5/2026).
Ia menjelaskan, tingginya antusiasme warga dipengaruhi oleh harga barang yang dinilai lebih terjangkau dibandingkan ritel modern, serta lokasi koperasi yang mudah diakses masyarakat desa.
Sejumlah kebutuhan pokok menjadi komoditas paling diminati warga, di antaranya LPG 3 kilogram, minyak goreng, dan beras. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa keberadaan KDMP mampu menjawab kebutuhan masyarakat terhadap akses belanja yang murah dan dekat.
Tren positif juga terjadi di KDMP Desa Kebet, Kecamatan Lamongan. Pengelola koperasi setempat melaporkan omzet harian yang turut menyentuh angka Rp4 juta per hari sejak awal operasional.
Keberhasilan awal program tersebut mendapat perhatian dari Dandim 0812 Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Digdo. Ia menilai tingginya aktivitas warga di koperasi menjadi bukti bahwa program KDMP memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa.
Menurutnya, selain membantu pemenuhan kebutuhan logistik harian, koperasi juga mulai menggerakkan roda perekonomian di tingkat desa.
“Ini menjadi bukti nyata bahwa masyarakat sangat antusias terhadap kehadiran Koperasi Merah Putih. Sejak hari pertama hingga hari keempat, pergerakan masyarakat yang datang sangat luar biasa,” katanya.[Bed]








