
Presiden Prabowo Resmi Luncurkan Danantara, Siap Kelola Dana Rp300 Triliun Hasil Efisiensi

Gelombang pertama investasi yang dikelola oleh Danantara Indonesia senilai USD20 miliar ini katanya akan berfokus pada berbagai proyek seperti hilirisasi nikel, bauksit, dam tembaga; pembangunan pusat data; pengembangan kecerdasan buatan, pembanguan kilang minyak pabrik petrokimia, produksi pangan dan protein, serta pengembangan energi terbarukan yang diklaim Prabowo akan menentukan ketahanan pangan dan kemandirian bangsa Indonesia di masa yang akan datang.
“Saya memahami, bahwa banyak pertanyaan tentang Danantara Indonesia, mungkin ada yang ragu-ragu apakah ini bisa berhasil atau tidak? Hal ini adalah wajar, karena inisiatif ini belum pernah ada sebelumnya. Namun hari ini seluruh rakyat Indonesia patut berbangga karena dengan total aset lebih dari USD900 miliar, Danantara Indonesia, akan menjadi salah satu dana kekayaan atau sovereign wealth fund negara terbesar di dunia,” katanya.
Prabowo sendiri telah menunjuk Menteri Investasi sekaligus Kepala BKPM Rosan Roeslani sebagai Kepala Danantara. Sementara Menteri BUMN Erick Thohir didapuk sebagai Ketua Dewan Pengawas Danantara.
Selain itu, Rosan juga akan dibantu oleh Dony Oskaria sebagai chief operating officer dan Pandu Sjahrir sebagai chief investment officer.
Rosan menegaskan bahwa Danantara akan berperan dalam optimalisasi aset BUMN serta melakukan investasi di berbagai sektor yang memiliki dampak positif, berkelanjutan, dan berkesinambungan.
Rosan juga menyampaikan bahwa Prabowo telah memberikan arahan mengenai prinsip tata kelola yang harus dijalankan oleh Danantara.
“Pesan dari Bapak Presiden bahwa Danantara ini harus dijalankan dengan tata kelola pusat yang benar, good governance, kehati-hatian, transparan, dan penuh dengan integritas. Ini adalah guideline yang disampaikan oleh Bapak Presiden langsung dalam kita mengelola aset-aset BUMN dan juga dalam kita menjalankan investasi kita ke depannya,” ungkap Rosan.
Mesin Pertumbuhan Ekonomi Indonesia









