“Kita juga menyampaikan pesan kepada para peserta untuk memanfaatkan sosial media secara bijaksana dan menjaga kualitas pergaulan sehari-hari di lingkungan sekolah,” kata Kompol Ridwan Sahara.
Pihaknya juga mengajak pihak sekolah dan keluarga ikut berperan aktif dalam memberikan pendidikan yang baik dan menguatkan karakter budi pekerti luhur kepada anak-anak agar tidak salah pergaulan sebagai salah satu antisipasi kemungkinan perundungan.
Dia berharap melalui kegiatan penguatan karakter bagi para siswa mampu memberikan wawasan tentang dampak negatif dari kecepatan dan kebebasan penyebarluasan informasi dari sosial media.








