Polisi Korsel: Peretas Korut Dalang Pencurian Ethereum Senilai 58 Miliar Won pada 2019

  • Whatsapp
Foto ilustrasi uang kripto Ethereum, 29 November 2021. (Foto: Dado Ruvic/Reuters)

Badan Kepolisian Nasional mengatakan lebih dari separuh aset yang dicuri, dicuci melalui tiga bursa kripto yang dibuat oleh para peretas sendiri dengan potongan harga Bitcoin dan sisanya dicuci melalui 51 bursa berbeda.

Para peretas menyusup ke dalam bursa kripto tempat Ethereum disimpan dan mencuri 342.000 token, yang kini bernilai lebih dari 1,4 triliun won atau sekitar Rp11,4 triliun, kata polisi dalam sebuah pernyataan.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Kepolisian tidak menyebutkan nama bursa tersebut. Namun, bursa Upbit yang berbasis di Korea Selatan mengatakan pada saat itu pihaknya telah mendeteksi transfer sebesar 58 miliar won Ethereum ke dompet kripto yang tidak dikenal.

Seorang pejabat Badan Kepolisian Nasional menolak untuk mengonfirmasi identitas para peretas. Namun, menurut laporan media Korea Selatan, polisi telah mengidentifikasi mereka sebagai kelompok Lazarus dan Andariel yang terkait dengan Biro Umum Pengintaian Korea Utara yang berafiliasi dengan militer Korea Utara.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *