PEMALANG | DN – Memprihatinkan dilingkungan pendidikan tingkat dasar yang seharusnya mendidik ahklak dan norma siswanya malah terjadi peristiwa yang sangat tidak etis karena ada oknum guru diduga melakukan pencabulan.
korban pencabulan di SDIT Bina Insan Mulia Comal, Pemalang, dikatakan ganjen ( Lenjeh ) dan sering merayu pelaku. dari kejadian itu orang tua korban melaporkan oknum yayasan tersebut ke polda Jawa Tengah.
Sungguh malang nasib bunga korban tindakan pencabulan yang dilakukan oleh oknum guru dan tukang kebun SDIT Bina Insan Mulia.
Imbas dari kejadian tersebut, Korban diduga di perlakukan diskriminatif oleh para oknum pengurus Yayasan Bina Insan Mulia.Comal kabupaten Pemalang.
Demi untuk mendapatkan keadilan orang tua korban didampingi kuasa hukumnya mengadukan ke pihak Kepolisian Daerah (Polda). Jawa Tengah, Pada Jum’at (26/10/2024).
Setelah melaporkan Oknum Pengurus Yayasan Bina Insan Mulia, orang tua korban memberikan keterangan ke awak media
“Saya mengadukan tindakan diskriminatif ke polda Jawa Tengah untuk meminta perlindungan dan kepastian hukum karena Oknum Pengurus Yayasan yang mengatakan bahwa anak kami itu ganjen,lenjeh dan sering merayu pelaku, hal itu disampaikan didepan umum,”Kata dia kepada awak media pada Sabtu (26/10/2024)
Ia sangat menyesalkan perbuatan para Oknum pengurus yayasan yang seharusnya melindungi korban malah memperlakukan korban secara diskriminatif sehingga orang tua korban tidak terima anaknya dianggap seperti itu.








