Pidato Trump Picu Kontroversi, Penggalangan Dana Biden Meroket
“Secara umum, nada pidato itu adalah mengapa banyak orang Amerika terus menduga-duga apakah Trump harus menjadi presiden. Tergantung pada sudut pandang seseorang dalam memaknai pernyataan itu. Dia sedang melawan Biden, karenanya Biden akan mengatakan bahwa pernyataan itu terkait kekerasan politik. Sementara pembelanya ingin membela dia, dan karena itu mereka akan mengatakan bahwa itu adalah tentang bencana ekonomi,” papar Cassidy.
Anggota DPR Partai Republik dari Ohio, Mike Turner, yang tampil dalam acara “This Week” di stasiun televisi ABC, berbagi pandangannya terkait pernyataan Trump, merujuk pada sejumlah migran yang disebut Trump sebagai “bukan manusia” dan penanganan yang dilakukan Biden terhadap imigran ilegal di perbatasan.
“Tentu saja, dulu saya tidak setuju dengan pernyataan itu. Saya rasa masyarakat Amerika juga tidak setuju dengan itu, tetapi saya pikir masyarakat melihat bahwa Donald Trump adalah satu-satunya kandidat dalam persaingan jabatan presiden ini, yang akan mampu membenahi krisis ini,” ujar Turner.
“Saya rasa Anda tidak akan memiliki pemilu lain di negara ini, jika kita tidak memenangkan pemilu ini. Saya kira Anda tidak akan memiliki pemilu yang lain, atau secara jelasnya, sebuah pemilu yang penuh makna. Dan kita sebaiknya ikut terlibat, sebaiknya. Saya dengan jelas menyebutkan tanggalnya, ingat ini, 5 November, saya percaya itu akan menjadi tanggal paling penting dalam sejarah negara kita,” kata Trump.
Kabar itu menyebar ketika Biden sedang bersiap menjadi tuan rumah dalam acara makan siang untuk sejumlah pemimpin Katolik Roma di Gedung Putih, untuk merayakan hari St. Patrick. [Red]








