Kegiatan diikuti oleh sekitar 250 pelajar bersama dewan guru dan kepala sekolah.
Dalam sesi penyuluhan, para pelajar diberikan pemahaman mendalam terkait bahaya penyalahgunaan narkoba, dampak negatif kenakalan remaja, serta pentingnya membentuk karakter yang disiplin dan taat hukum.
“Kami ingin membekali para pelajar dengan pengetahuan serta kesadaran hukum sejak dini, agar mereka tidak mudah terjerumus dalam pergaulan bebas dan penyalahgunaan zat terlarang,” ujar Kompol Toni, Jumat (2/5).
Antusiasme para siswa terlihat dari banyaknya pertanyaan yang muncul selama sesi tanya jawab.








