Meskipun Departemen Luar Negeri AS telah menyetujui penjualan ke Korea Selatan tersebut, Kongres masih harus menandatanganinya. Pengumuman mengenai kesepakatan itu muncul pada hari yang sama ketika AS dan Korea Selatan memulai latihan militer bersama tahunan mereka.
Berita mengenai penjualan itu juga muncul di tengah ketegangan yang kian besar di Semenanjung Korea terkait arsenal nuklir Korea Utara yang makin besar.
Sekitar 19.000 personel militer Korea Selatan berpartisipasi dalam latihan bernama Perisai Kebebasan Ulchi yang dijadwalkan berlangsung hingga 29 Agustus mendatang. AS tidak menyebutkan jumlah personelnya yang berpartisipasi dalam latihan tersebut. Latihan simulasi perang dan latihan lapangan itu dirancang untuk meningkatkan kesiagaan kedua sekutu dalam menghadapi serangan Korea Utara.








