Penjabat Pemimpin Hizbullah Sebut Peristiwa 7 Oktober akan Ubah Wajah Timur Tengah

  • Whatsapp
Asap mengepul dari Lebanon selatan menyusul serangan Israel, di tengah permusuhan lintas batas antara Hizbullah dan Israel, terlihat dari Israel utara, 8 Oktober 2024. (Ayal Margolin/REUTERS)

Ia juga mengatakan bahwa pasukan Israel belum berhasil membuat kemajuan setelah melancarkan serangan darat ke Lebanon minggu lalu.

Wakil pemimpin Hizbullah, Sheikh Naim Kassem, dalam sebuah wawancara dengan The Associated Press di pinggiran selatan Beirut, 2 Juli 2024. (Bilal Hussein/AP)
Wakil pemimpin Hizbullah, Sheikh Naim Kassem, dalam sebuah wawancara dengan The Associated Press di pinggiran selatan Beirut, 2 Juli 2024. (Bilal Hussein/AP)

Sementara itu, militer Israel mengatakan bahwa divisi keempat militernya kini diterjunkan dalam serangan darat, yang kini meluas ke sisi barat Lebanon, akan tetapi operasi itu masih tampak terbatas pada jalur sempit di sepanjang perbatasan.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Hizbullah mulai menembakkan roket-roketnya ke Israel utara pada 8 Oktober 2023, sehari setelah serangan kejutan Hamas ke Israel memicu kembali perang di Gaza.

Hizbullah dan Hamas merupakan sekutu Iran, dan Hizbullah mengatakan bahwa serangannya bertujuan untuk membantu warga Palestina. Israel lantas melancarkan serangan udara balasan dan konflik pun terus meningkat, hingga meletus menjadi perang berskala penuh pada bulan lalu.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *