Penjabat Pemimpin Hizbullah Sebut Peristiwa 7 Oktober akan Ubah Wajah Timur Tengah

  • Whatsapp
Asap mengepul dari Lebanon selatan menyusul serangan Israel, di tengah permusuhan lintas batas antara Hizbullah dan Israel, terlihat dari Israel utara, 8 Oktober 2024. (Ayal Margolin/REUTERS)

Serangan udara dan pemboman secara intensif yang dilakukan Israel di seantero Lebanon telah menewaskan lebih dari 1.300 orang dan menyebabkan lebih dari satu juta lainnya mengungsi sejak pertengahan September.

DN – Penjabat pemimpin Hizbullah, Selasa (8/10) mengatakan bahwa akan semakin banyak warga Israel yang mengungsi karena kelompok militan itu memperluas serangan roketnya semakin jauh ke dalam wilayah Israel. Pernyataan yang menantang itu disampaikan melalui siaran televisi untuk memperingati satu tahun pertikaian yang pada bulan lalu mengeskalasi menjadi peperangan.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Sheikh Naim Kassem, penjabat pemimpin Hizbullah, mengatakan bahwa kemampuan militer kelompoknya masih utuh dan mereka telah mengganti seluruh jajaran komandan seniornya setelah serangan udara besar-besaran Israel selama beberapa minggu terakhir di sebagian besar wilayah Lebanon, termasuk serangan terarah yang membunuh banyak pemimpin tertinggi kelompok tersebut dalam hitungan hari.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *