Serangan udara dan pemboman secara intensif yang dilakukan Israel di seantero Lebanon telah menewaskan lebih dari 1.300 orang dan menyebabkan lebih dari satu juta lainnya mengungsi sejak pertengahan September.
DN – Penjabat pemimpin Hizbullah, Selasa (8/10) mengatakan bahwa akan semakin banyak warga Israel yang mengungsi karena kelompok militan itu memperluas serangan roketnya semakin jauh ke dalam wilayah Israel. Pernyataan yang menantang itu disampaikan melalui siaran televisi untuk memperingati satu tahun pertikaian yang pada bulan lalu mengeskalasi menjadi peperangan.
Sheikh Naim Kassem, penjabat pemimpin Hizbullah, mengatakan bahwa kemampuan militer kelompoknya masih utuh dan mereka telah mengganti seluruh jajaran komandan seniornya setelah serangan udara besar-besaran Israel selama beberapa minggu terakhir di sebagian besar wilayah Lebanon, termasuk serangan terarah yang membunuh banyak pemimpin tertinggi kelompok tersebut dalam hitungan hari.








