Presiden juga menyoroti bahaya ketergantungan pada impor pangan, terutama selama krisis global.
“Kita tidak boleh bergantung pada sumber pangan dari luar negeri. Dalam situasi kritis, tidak ada yang akan mengizinkan kita membeli barang-barang mereka,” katanya.
Prabowo melihat potensi besar Indonesia dalam memajukan sektor pertanian dan mengurangi ketergantungan pada pangan impor. Ia juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi nasional untuk memberantas kemiskinan dan kelaparan. [D”Kawang]








