Pemerintah akan Antisipasi Dampak Ekonomi Konflik Iran-Israel

  • Whatsapp
FILE - Panorama Kota Tua Yerusalem saat fajar tanggal 14 April 2024, setelah Iran melancarkan serangan drone dan rudal ke Israel.

Pasca serangan Iran ke Israel akhir pekan lalu, berbagai kekhawatiran muncul, terutama menyangkut harga minyak dunia. Lantas apa dampak memanasnya konflik di kawasan Timur Tengah ini terhadap perekonomian Indonesia?

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah akan mengantisipasi kenaikan harga minyak dunia akibat serangan balasan yang dilancarkan Iran ke Israel, Sabtu (13/4).“Dari sisi perekonomian, tentu kita melihat terjadi lonjakan harga minyak akibat serangan Israel ke Kedutaan Iran di Damaskus, dan juga terhadap retaliasi yang dilakukan oleh Iran. Dari segi ekonomi, Laut Merah dan Selat Hormuz itu menjadi penting terutama karena Selat Hormuz itu dilalui 33 ribu kapal minyak dan Laut Merah dilalui sekitar 27 ribu kapal. Peningkatan freight cost itu menjadi salah satu hal yang harus dimitigasi,” ungkap Airlangga usai melakukan rapat terbatas dengan Presiden Jokowi, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (16/4).

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Meski demikian, jelasnya, fundamental perekonomian tanah air saat ini masih cukup positif. Hal ini, menurutnya, ditandai dengan tingkat inflasi yang masih terkendali di level 2,5 persen plus minus satu persen, neraca perdagangan yang masih surplus, dan cadangan devisa yang tercatat sebanyak USD136 miliar.

Airlangga mengungkapkan, eskalasi di kawasan Timur Tengah akan meningkatkan berbagai ketidakpastian. Namun, katanya, kondisi pasar keuangan dan pasar saham di dalam negeri saat ini masih relatif aman jika dibandingkan dengan negara-negara lain.

Guna mengantisipasi dampak eskalasi geopolitik ini, pemerintah pun akan melakukan beberapa bauran kebijakan fiskal dan moneter seperti menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, menjaga APBN, serta memonitor kenaikan logistik dan kenaikan harga minyak.

Menko Perekonomian Airlangga Haryanto usai Ratas dengan Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Selasa (16/4) mengatakan pemerintah akan mengantisipasi dampak ekonomi akibat konflik İran-Israel (biro Setpres)
Menko Perekonomian Airlangga Haryanto usai Ratas dengan Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Selasa (16/4) mengatakan pemerintah akan mengantisipasi dampak ekonomi akibat konflik İran-Israel (biro Setpres)

“Pemerintah akan terus melihat reformasi struktural dan menjaga ekspektasi investor dan juga memperkuat daya saing untuk menarik investasi jangka panjang ke Indonesia. Jadi kepastian-kepastian itu yang harus dijaga dan tentu berbagai skenario sudah dibahas, seperti menjaga agar defisit tetap dalam rentang yang diperbolehkan,” jelasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *