PBB: Jumlah Korban di Ukraina Bulan Mei Tertinggi dalam Hampir Setahun

  • Whatsapp

Dewan Keamanan membahas situasi tersebut seminggu sebelum dimulainya konferensi perdamaian dua hari yang diselenggarakan oleh Swiss untuk membahas perang di Ukraina.

“KTT ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang perdamaian dan membentuk platform untuk diskusi tingkat tinggi guna memulai proses perdamaian,” kata Duta Besar Swiss Pascale Baeriswyl kepada DK PBB.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Utusan Ukraina Kyslytsya mengatakan bahwa KTT yang sukses akan menjadi sinyal yang jelas bahwa dunia tidak mendukung perang dan menginginkan perdamaian.

“Ukraina membutuhkan suara yang kuat dari semua negara yang mendukung perdamaian yang adil,” katanya.

Rusia tidak diundang ke konferensi tersebut dan telah menolak pembicaraan tersebut sebagai “pertemuan anti-Rusia” yang tidak akan menghasilkan perdamaian.

“Inti dari semua ini adalah upaya primitif untuk menyampaikan ultimatum kepada Federasi Rusia, dan penyampaian ini sebagai sebuah konferensi — konferensi di kota Bürgenstock, Swiss — tidak lain hanyalah ajang kumpul-kumpul propaganda di antara teman-teman tanpa ada nilai tambah apapun,” Wakil Duta Besar Rusia Anna Evstigneeva mengatakan kepada DK PBB tentang pertemuan yang direncanakan pada 15-16 Juni di kota resor Swiss tersebut.

Wakil Duta Besar Rusia untuk PBB, Anna Evstigneeva
Wakil Duta Besar Rusia untuk PBB, Anna Evstigneeva

“Semakin jelas bagi semakin banyak anggota komunitas internasional bahwa setiap diskusi yang terkait dengan kedaulatan dan keamanan Rusia akan sia-sia jika dilakukan tanpa perwakilan Rusia, tanpa mempertimbangkan kepentingan (Moskow),” tambahnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *