Mesir Kirim Delegasi ke Israel untuk Bantu Capai Gencatan Senjata Israel-Hamas

  • Whatsapp
Asap mengepul di atas gedung-gedung saat Israel melancarkan serangan bom di Rafah, Jalur Gaza selatan, 21 April 2024. (MOHAMMED ABED / AFP)

Pertempuran tingkat rendah di perbatasan Israel-Lebanon telah berulang kali mengancam akan memanas sementara Israel menargetkan anggota militan senior Hizbullah dalam beberapa bulan ini.

Puluhan ribu orang telah mengungsi di kedua sisi perbatasan. Di sisi Israel, pertempuran lintas batas telah menewaskan 10 warga sipil dan 12 tentara, sedang di Lebanon, lebih dari 350 orang telah tewas yang mencakup 50 warga sipil dan 271 anggota Hizbullah.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Asap membubung ke langit pasca ledakan di Jalur Gaza terlihat dari Israel selatan, Kamis, 25 April 2024. (AP/Leo Correa)
Asap membubung ke langit pasca ledakan di Jalur Gaza terlihat dari Israel selatan, Kamis, 25 April 2024. (AP/Leo Correa)

Sementara itu, Israel telah melancarkan penyerangan hampir setiap hari terhadap Rafah, kota di mana lebih dari separuh dari 2,3 juta penduduk Gaza mencari tempat berlindung.

Militer Israel telah mengerahkan puluhan tank dan kendaraan lapis baja di wilayah Israel Selatan yang berdekatan dengan Rafah, tampaknya sebagai persiapan untuk menginvasi kota itu.

Rafah juta terletak di perbatasan Gaza-Mesir. Sewaktu berada di Israel, Kamel, yang memimpin Dinas Intelijen Umum Mesir, berencana untuk menjelaskan bahwa Mesir “tidak akan menoleransi” pengerahan tentara oleh Israel di sepanjang perbatasan itu, kata pejabat Mesir.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *