LAMONGAN | DN – Personel Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Lamongan merespons cepat laporan darurat dengan memberikan bantuan bahan bakar minyak (BBM) kepada sebuah kapal nelayan yang mati mesin di Perairan Kandangsemankon, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Minggu (2/8).
Aksi penanganan cepat ini bermula sekitar pukul 10.00 WIB ketika tim patroli Satpolairud menerima aduan dari seorang nelayan bernama Anas. Dalam laporannya, Anas mengabarkan bahwa kapal rekannya mengalami mogok di tengah laut akibat kehabisan bahan bakar jenis solar sehingga tidak dapat melanjutkan pelayaran.
Menindaklanjuti informasi tersebut, tim yang dipimpin langsung oleh Kasat Polairud Polres Lamongan AKP Guntur segera berlayar menuju lokasi koordinat yang dilaporkan. Petugas membawa pasokan darurat berupa satu jeriken berisi sekitar 35 liter solar untuk proses evakuasi.
Setelah melakukan penyisiran di wilayah Perairan Kandangsemankon, petugas berhasil menemukan lokasi kapal nelayan tanpa nama yang dinakhodai oleh Rofik tersebut sekitar pukul 11.00 WIB. Petugas kemudian menyalurkan solar darurat langsung ke tangki bahan bakar kapal.
Usai pengisian bahan bakar selesai dilakukan, mesin kapal berhasil dihidupkan kembali dan nakhoda dapat melanjutkan perjalanan menuju daratan dengan aman tanpa kendala.
Kasi Humas Polres Lamongan, IPDA M. Hamzaid, S.Pd., membenarkan adanya aksi aksi cepat personel Polairud dalam membantu nelayan lokal tersebut.
“Tindakan cepat yang dilakukan personel Satpolairud merupakan bentuk komitmen Polres Lamongan dalam memberikan pelayanan dan perlindungan nyata kepada masyarakat, khususnya para nelayan yang sedang beraktivitas di wilayah perairan,” kata IPDA Hamzaid.
Ia juga mengimbau seluruh masyarakat pesisir agar tidak ragu menghubungi kepolisian jika menghadapi keadaan darurat di laut. “Kami mengimbau masyarakat nelayan untuk segera melapor apabila mengalami keadaan darurat di laut. Polri akan selalu siap hadir memberikan bantuan demi keselamatan warga,” pungkasnya. [NH]








