Menyala di Tengah Hening: Forkopimda Ngawi Gelar Apel Kehormatan untuk Para Pahlawan

  • Whatsapp

NGAWI | DN – Kesunyian malam di Taman Makam Pahlawan (TMP) Dr. Radjiman Wedyodiningrat berubah menjadi momen sarat makna saat jajaran Kepolisian Resor (Polres) Ngawi menggelar Apel Kehormatan dan Renungan Suci (AKRS), Minggu (16/8/2026) menjelang tengah malam.

Kegiatan ritual tahunan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini dipimpin langsung oleh Kapolres Ngawi, AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si. Acara tersebut turut dihadiri Bupati Ngawi beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, dan personel gabungan TNI-Polri.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Di bawah pendar cahaya obor yang temaram, seluruh peserta larut dalam hening untuk memanjatkan doa serta mengenang pengorbanan para pejuang bangsa yang gugur merebut kemerdekaan.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama menegaskan bahwa AKRS bukan sekadar agenda seremoni tahunan, melainkan pengingat moral bagi generasi penerus atas kebebasan dan kedaulatan yang dinikmati hari ini.

“Kemerdekaan ini dibayar dengan darah dan air mata para pahlawan. Tugas kita sekarang bukan lagi mengangkat senjata, melainkan menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan, dan mengisi kemerdekaan melalui karya serta pengabdian nyata bagi masyarakat dan negara,” tegas AKBP Prayoga di lokasi acara.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat Ngawi untuk menjadikan nilai-nilai perjuangan sebagai fondasi utama dalam menciptakan kondusivitas wilayah yang aman, damai, dan harmonis.

Kegiatan malam itu juga menyedot perhatian warga sekitar yang turut menyaksikan dari luar area pemakaman. Salah seorang warga setempat, Bambang Hermanto (42), mengaku selalu tersentuh setiap kali menyaksikan prosesi renungan suci.

“Suasananya sangat menyentuh hati. Melihat Pak Kapolres dan jajaran Forkopimda berdiri hening mendoakan para pahlawan mengingatkan kita semua bahwa kedamaian di Ngawi saat ini adalah warisan mahal yang harus dijaga bersama,” tutur Bambang.

Prosesi AKRS ditutup dengan penghormatan terakhir kepada arwah para pahlawan. Seluruh rangkaian acara berlangsung tertib, aman, dan penuh khidmat hingga selesai. [Don]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *