“Kita ingin produk makanan yang disajikan memenuhi persyaratan gizi, aman dikonsumsi, dan berkualitas. Tidak asal kenyang,” tegas Nalikan.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara SPPG, mitra penyedia, Koordinator Dapur MBG (KDMP), dan OPD terkait agar program MBG berjalan optimal dan memberi dampak nyata bagi masyarakat Lamongan.
“Ini bukan sekadar rapat, tapi momentum untuk memperkuat kerja sama lintas sektor demi keberhasilan MBG yang berkeadilan dan berkelanjutan,” pungkasnya.








