“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh ulama, santri, tokoh masyarakat, dan warga Kota Kediri yang selama ini telah bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Semoga melalui doa bersama ini, Kota Kediri senantiasa diberikan keselamatan, kemajuan, serta dijauhkan dari segala bentuk bencana dan perpecahan,” ungkapnya.
Menurut Kapolres, kehadiran ribuan santri dan masyarakat dalam kegiatan istighotsah tersebut menjadi bukti kuat bahwa semangat persatuan, gotong royong, dan nilai-nilai religius masih tumbuh subur di tengah masyarakat Kota Kediri.
“Semoga Tahun Baru Islam 1448 Hijriah menjadi momentum hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, baik secara pribadi, sosial, maupun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” pungkasnya.
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhidmatan. Sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, para ulama, tokoh agama, serta masyarakat menjadi cerminan kuatnya persatuan dan semangat kebersamaan di Kota Kediri dalam menyongsong Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.
Kehadiran Kapolres Kediri Kota bersama Forkopimda dan para ulama dalam kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung kegiatan keagamaan yang memperkuat nilai-nilai persatuan, kerukunan, dan kedamaian di Kota Kediri. [Yud]








