SIDOARJO | DN – Suasana Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Desa Kebaron berlangsung penuh khidmat dan kebersamaan. Sejak pagi hari, ribuan warga memadati Masjid Nurul Huda untuk menunaikan Sholat Idul Adha bersama, Jumat pagi.
Lantunan takbir yang menggema sejak subuh menambah suasana religius di lingkungan desa. Warga dari berbagai usia tampak hadir mengenakan busana muslim terbaik mereka. Area dalam masjid hingga halaman luar dipenuhi jemaah yang mengikuti ibadah dengan tertib dan penuh kekhusyukan.
Pelaksanaan Sholat Id dipimpin oleh Ustadz Syamsul Huda yang juga menyampaikan khutbah bertema keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Dalam pesannya, ia mengajak masyarakat menjadikan Idul Adha sebagai momentum memperkuat persaudaraan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menanamkan nilai keikhlasan dalam kehidupan sehari-hari.
Usai pelaksanaan salat, suasana berubah menjadi penuh semangat gotong royong. Puluhan panitia bersama warga langsung bergerak menuju lokasi penyembelihan hewan kurban yang telah dipersiapkan sebelumnya.
Tahun ini, panitia kurban Masjid Nurul Huda menerima amanah sebanyak 18 ekor sapi dan 18 ekor kambing serta domba. Jumlah tersebut dinilai meningkat dibanding tahun sebelumnya dan menjadi bukti tingginya antusiasme masyarakat dalam beribadah kurban.
Proses penyembelihan hingga pengemasan daging dilakukan secara tertib dan higienis. Para pemuda desa terlihat aktif membantu distribusi agar daging kurban dapat segera diterima warga, khususnya masyarakat yang membutuhkan.
Salah satu warga menyebut pelaksanaan Idul Adha tahun ini terasa lebih semarak karena tingginya partisipasi masyarakat. Menurutnya, kebersamaan yang terjalin selama proses kurban menjadi cerminan kuatnya solidaritas warga Desa Kebaron.
Sementara itu, pengurus masjid, Heru Tri Cahyono, menyampaikan apresiasi kepada seluruh mudhohi dan relawan yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
“Kami sangat bersyukur atas kepercayaan masyarakat yang menitipkan hewan kurbannya di Masjid Nurul Huda. Terima kasih kepada seluruh panitia dan warga yang telah bekerja bersama sejak pagi demi kelancaran kegiatan ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh daging kurban akan dibagikan secara merata kepada masyarakat dengan mengutamakan warga kurang mampu agar kebahagiaan Idul Adha dapat dirasakan bersama.
Perayaan Idul Adha di Desa Kebaron tahun ini tidak hanya menjadi bentuk ibadah semata, tetapi juga memperlihatkan kuatnya nilai kepedulian sosial dan budaya gotong royong yang masih terjaga di tengah masyarakat. [SWD]








