Manifest hingga Alat Keselamatan Dicek Ketat, Satpolairud Lamongan Turun Tangan di Pelabuhan Paciran

  • Whatsapp

LAMONGAN | DN – Upaya memperketat aspek keselamatan transportasi laut terus digencarkan di wilayah pesisir utara Jawa Timur. Jajaran Satpolairud Polres Lamongan bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Pakis Brondong menggelar operasi gabungan pengawasan kapal penumpang di kawasan Pelabuhan ASDP Paciran, Lamongan.

Operasi terpadu yang dilangsungkan mulai pukul 10.00 WIB ini menyasar sejumlah armada besar yang beroperasi melayani rute penyeberangan, di antaranya KMP Gili Iyang, KMP Drajat Paciran, serta beberapa kapal lainnya. Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi dini guna meminimalisir potensi kecelakaan laut sekaligus melindungi keselamatan nakhoda, anak buah kapal (ABK), serta para penumpang.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Dalam pelaksanaannya, petugas gabungan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap berbagai instrumen penting pelayaran. Fokus utama pemeriksaan meliputi kelaikan serta fungsi alat-alat keselamatan di atas kapal, pengecekan kapasitas muatan agar tidak melampaui batas, hingga memastikan keamanan pengikatan (lashing) kendaraan truk kargo.

Selain itu, ketelitian petugas juga diarahkan pada validasi data manifes penumpang guna memastikan tidak ada penumpang gelap yang tercatat. Kebijakan ketat turut diberlakukan bagi kendaraan logistik yang hendak dikirim melalui kapal, di mana setiap unit diwajibkan mengantongi surat jalan resmi dari kepolisian Sektor (Polsek) setempat.

Kasatpolairud Polres Lamongan, AKP Guntur, melalui Kasi Humas M. Hamzaid, S.Pd., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen bersama antar-instansi untuk menciptakan pelayaran yang berstandar keselamatan tinggi. Menurutnya, aspek keselamatan di perairan tidak boleh dianggap sepele dan memerlukan sinergi yang kuat dari semua pihak terkait.

“Polres Lamongan mengimbau kepada seluruh pengelola kapal, awak kapal, dan pengguna jasa untuk senantiasa mematuhi regulasi keselamatan pelayaran. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama, sehingga setiap elemen harus saling mengingatkan agar pelayaran dapat berlangsung secara aman, tertib, dan lancar,” ujar M. Hamzaid dalam keterangannya, menegaskan pentingnya budaya keselamatan di laut. [NH]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *