“Kami sedang mengumpulkan informasi dan fakta. Secara umum, kami sudah sangat jelas menyampaikan tentang pentingnya semua pihak menghindari langkah-langkah yang bisa menimbulkan eskalasi konflik, yang sedang kita selesaikan di Gaza,” jelas Blinken.
Pada gelombang kedua, ledakan secara bersamaan terjadi pada alat telekomunikasi walkie-talkie dan perlengkapan panel surya di berbagai wilayah Lebanon. Hizbullah pun bersumpah akan melakukan pembalasan.
Menanggapi peristiwa ledakan ini, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyebut bahwa tidak seharusnya “benda-benda sipil” dialihfungsikan menjadi senjata.
“Saya kira perlu adanya kontrol efektif terhadap benda-benda sipil, tidak mempersenjatai benda-benda sipil – itu harus jadi aturan yang diterapkan pemerintah mana pun di dunia ini,” tuturnya.
Guterres juga memperingatkan akan adanya “risiko serius terjadinya eskalasi secara dramatis” di kawasan dan meminta semua pihak “melakukan apapun untuk menghindari eskalasi itu.” [Red]#VOA








