Ledakan Serentak Kembali Terjadi di Lebanon, Menhan Israel Puji Kerja Intelijen

  • Whatsapp
Seorang pria memegang perangkat walkie-talkie setelah ia melepaskan baterainya, di pinggiran selatan Beirut Rabu, 18 September 2024.

“Ini adalah operasi intelijen yang direncanakan dengan sangat baik selama lebih dari satu setengah tahun,” kata Pinko.

Israel tidak memberi komentar mengenai kedua peristiwa ledakan ini. Namun, Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant, memuji hasil kerja pasukan dan agen intelijen Israel, meski tidak secara langsung menyebut peristiwa itu.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

“Saya kira ketika Anda melihat situasinya, Pasukan Pertahanan Israel mencetak keberhasilan yang luar biasa. Bersama dengan Shin Bet, bersama dengan Mossad, pada semua lembaga dan semua kerangka – hasil kerja mereka sangat mengagumkan,” kata Gallant pada hari Rabu (18/9) dalam kunjungannya ke lanud Ramat David, Israel.

Para anggota Hizbullah diketahui mulai menggunakan pager setelah pemimpin mereka memerintahkan agar tidak lagi menggunakan telepon seluler karena dikhawatirkan komunikasi mereka akan disadap dan dilacak oleh intelijen Israel.

Hizbullah memesan pager-pager itu dari perusahaan Taiwan bernama Gold Apollo. Namun, Hsu Ching-kuang, kepala perusahaan itu mengatakan bahwa pager mereka diproduksi oleh BAC Consulting, sebuah perusahaan Hungaria.

“Perusahaan ini telah bekerja sama dengan kami dan merepresentasikan banyak produk kami selama sekitar tiga tahun. Mereka juga ingin membuat pager dan bertanya kepada saya jika mereka bisa menggunakan merek kami. Mereka mendesain pagernya sendiri dan membayar kami biaya penggunaan merek untuk setiap pager,” sebut Ching-kuang.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken mengaku bahwa Amerika “tidak tahu dan tidak terlibat” dalam ledakan yang terjadi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *