LAMONGAN | DN – Lebaran biasanya menjadi momen penuh kehangatan, rumah yang bersih, dan aroma masakan khas yang menggoda. Namun bagi keluarga Sutono di Dusun Dondomaman, Desa Bojoasri, Kecamatan Kalitengah, Lamongan, Idulfitri tahun ini berlangsung dalam genangan air.
Sudah empat bulan rumah mereka terendam banjir akibat luapan Bengawan Jero. Hingga Rabu (18/03/2026), air setinggi betis masih mengelilingi rumah sederhana itu. Dapur tak lagi berfungsi, peralatan memasak dipindahkan ke ruang tamu yang lebih tinggi.
“Biasanya menjelang Lebaran kami sibuk bikin kue, sekarang malah sibuk menguras air,” kata Sutono dengan senyum getir.








