DN – Di kamp pengungsian Shuafat, distrik kumuh di Yerusalem timur yang dikelilingi oleh tembok beton besar, pemeriksaan keamanan yang ketat membuat perjalanan keluar sangat merepotkan.
Namun, saat ini mereka yang tinggal di dalam kamp masih memiliki akses ke klinik dan sekolah yang dikelola PBB.
Karena tidak adanya layanan kota, Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi Palestina, yang dikenal sebagai UNRWA, menyediakan layanan kesehatan dan pendidikan gratis yang layak bagi penduduk Shuafat, seperti disampaikan oleh Karim Hawash, penduduk Shuafat.








