Lamongan Raih Juara Pertama Indolivestock Innovation Awards 2025 Berkat Inovasi Berkelanjutan di Sektor Peternakan

  • Whatsapp

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lamongan, Shofiah Nurhayati, memaparkan sejumlah program unggulan yang menjadi pilar keberhasilan, di antaranya:

  • Moluska (Modo Lumbung Sapi Kabupaten Lamongan): Meningkatkan populasi dan mutu genetik sapi lokal melalui inseminasi buatan dan layanan kesehatan hewan.
  • Peta Si Udin: Pelatihan berkelanjutan bagi petugas dinas berbasis partisipasi untuk memperkuat pelayanan publik.
  • Terapung Lama: Pemberdayaan peternak ayam kampung dengan peningkatan manajemen budidaya dan akses pasar.
  • Tersapu Jagat: Integrasi sektor peternakan-sawah dengan sistem pertanian nol limbah (zero waste agriculture), berbasis jagung dan sapi.
  • Ombak Si Petra: Asuransi peternakan berbasis pengolahan limbah organik, memperkuat perlindungan usaha peternak.
  • Posyandu Kucing: Inovasi pelayanan kesehatan hewan kesayangan dan pengendalian zoonosis di kawasan urban.

Semua program tersebut, lanjut Shofiah, dikembangkan dengan pendekatan kolaboratif dan berbasis data, sehingga mampu menjangkau kebutuhan riil di lapangan secara adaptif.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

“Kami ingin peternakan Lamongan tidak hanya produktif, tetapi juga tangguh dan ramah lingkungan,” tegasnya.

Dengan torehan ini, Kabupaten Lamongan semakin mempertegas posisinya sebagai daerah pionir dalam pembangunan peternakan modern di Indonesia. [J2]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *