LAMONGAN | DN – Reformasi birokrasi di Kabupaten Lamongan mencapai tonggak baru pada tahun 2024 dengan perolehan predikat A (memuaskan) dan skor 86,48. Pencapaian ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang meraih predikat BB (sangat baik) dengan skor 75,89.
Selain itu, hasil evaluasi SAKIP (Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah) Kabupaten Lamongan tahun 2024 juga meningkat dengan skor 83,18, mempertahankan predikat A (memuaskan) dari tahun sebelumnya yang memperoleh skor 83,00.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menegaskan komitmennya untuk menjaga keberlanjutan reformasi birokrasi melalui pelaksanaan program prioritas yang disebut sebagai quick win. Pernyataan ini disampaikan dalam acara penandatanganan perjanjian kinerja perangkat daerah dan camat untuk tahun 2025, serta penandatanganan pakta integritas dan penghargaan atas hasil evaluasi SAKIP perangkat daerah dan kecamatan tahun 2024, yang digelar Kamis (6/3) di Aula Gadjah Mada Pemkab Lamongan.








