“Reformasi birokrasi adalah proses yang harus dilakukan secara konsisten untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik,” ungkap Bupati yang akrab disapa Pak Yes.
Strategi reformasi ini dirancang untuk mengarahkan fokus kinerja pada isu-isu prioritas yang penting bagi masyarakat, seperti infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan. “Kami akan menyelesaikan program prioritas quick win dalam 100 hari kerja bersama Wakil Bupati Mas Dirham,” ujar Pak Yes.
Pada dokumen RPJMD 2021-2026, tercatat indikator kinerja mencapai 100 persen, bahkan melampaui target yang telah ditetapkan. Sebanyak 88 persen indikator sasaran juga telah mencapai target.








