Kritik Operasi Gaza dan Lebanon, Macron Imbau Embargo Senjata ke Israel

  • Whatsapp
Presiden Prancis Emmanuel Macron menunggu untuk menyambut Presiden Laos dalam pertemuan di Istana Elysee, sebagai bagian dari KTT Francophonie ke-19, di Paris, pada 4 Oktober 2024. (Foto: AFP)

Komentarnya memicu tanggapan cepat dari Netanyahu.

“Saat Israel memerangi kekuatan barbarisme yang dipimpin Iran, semua negara beradab harus berdiri teguh di sisi Israel,” kata Netanyahu dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh kantornya.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

“Namun, Presiden Macron dan para pemimpin Barat lainnya kini menyerukan embargo senjata terhadap Israel. Mereka harus malu,” tukasnya.

Israel tengah berperang di beberapa garis depan melawan kelompok-kelompok yang didukung oleh musuh bebuyutannya, Iran, menurut pernyataan itu.

Kantor Macron menanggapi dengan pernyataannya sendiri pada Sabtu malam.

Prancis adalah “sahabat setia Israel”, katanya, yang menggambarkan reaksi Netanyahu sebagai “berlebihan dan tidak sejalan dengan persahabatan antara Prancis dan Israel”.

Qatar, mediator utama dalam perundingan gencatan senjata Gaza, mengatakan pernyataan Macron adalah “langkah penting dan dihargai untuk menghentikan perang”.

Yordania menyambut baik pernyataan pemimpin Prancis itu dan menekankan “pentingnya memberlakukan larangan total terhadap ekspor senjata ke Israel” dan “konsekuensi nyata” atas tindakan negara itu.

Warga Palestina memeriksa puing-puing masjid yang diubah menjadi tempat perlindungan di Deir al-Balah di Jalur Gaza bagian tengah, yang menjadi sasaran serangan Israel pada malam 6 Oktober 2024. (Foto: AFP)
Warga Palestina memeriksa puing-puing masjid yang diubah menjadi tempat perlindungan di Deir al-Balah di Jalur Gaza bagian tengah, yang menjadi sasaran serangan Israel pada malam 6 Oktober 2024. (Foto: AFP)

Seruan Gencatan Senjata

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *