KPU Kota Kediri Gelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pilwali 2024

  • Whatsapp

Tujuan utamanya adalah untuk memberikan pelatihan bagi jajaran ad-hoc, khususnya KPPS.

“KPU Kabupaten Kediri hari ini melakukan simulasi pungut hitung. Harapannya nanti setelah dilakukan simulasi jajaran ad-hoc itu bisa mengerti apa yang terjadi nanti di hari-H, terutama di jajaran KPPS, supaya nanti di hari-H tidak terjadi kesalahan dalam pungut hitung,” jelasnya.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Simulasi Disiarkan Langsung

Simulasi KPU Kabupaten Kediri (Muhamad Dastian Yusuf)
Lebih lanjut, simulasi ini juga mengundang stakeholder terkait seperti Bakesbangpol, Bawaslu, dan pihak keamanan dari Polres Kediri. Menariknya, simulasi kali ini juga disiarkan langsung melalui platform YouTube.

“Kami mewajibkan semua jajaran ad-hoc, mulai dari PPK, PPS, hingga KPPS untuk menyaksikan siaran langsung ini. Jadi mereka bisa memahami mekanisme pelaksanaan pemungutan suara dengan baik,” tambah Irababul.

Keterangan yang sama, juga disampaikan Adib Zaimatu Sofi, Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kota Kediri, simulasi ini dihadiri oleh jajaran KPPS dan PPK setempat serta pemilih simulasi dari PPS.

Dalam simulasi ini, Adib menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan, termasuk larangan penggunaan cairan koreksi (stipo) dalam rekapitulasi suara. Setiap kesalahan harus dicoret dengan dua garis horizontal dan diparaf oleh Ketua KPPS serta saksi.

“Aturan ini sama seperti pemilu sebelumnya, namun sekarang tidak boleh ada stipo. Jika salah, cukup digaris dua horizontal lalu diparaf,” jelas Adib.n [AK/Red]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *