Paul L Tahalele, salah satu tokoh Maluku mengapresiasi jalannya perayaan dan berharap acara tersebut mampu membawa semangat persaudaraan bagi warga Jawa Timur keturunan Maluku.
“Ini motivasi bagi warga Jawa Timur keturunan Maluku. Oleh karena itu semangat Jawa Timur ini harus kita pupuk bersama dalam rangka ikatan persaudaraan dan juga bhineka tunggal ika, sehingga kita bisa saling tolong-menolong dan kita harus mendukung pembangunan di Jawa Timur, seperti juga pembangunan kelak di Maluku”, jelas dokter spesialis bedah thorak dan kardiovaskular yang juga Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga bernama dan gelar lengkap, Prof. Dr. Dr.med. Paul L. Tahalele, dr., Sp.B, Sp.BTKV(K) Subspesialis-VE, FICS, FCTS, FINACS itu.
Wagub Maluku Abdulah Vannath menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Jawa Timur dan Walikota Surabaya yang telah menerima warga Jawa Timur keturunan Maluku. Dirinya juga menyampaikan uneg unegnya sebagai pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku yang mewarisi hutang relatif besar dari pendahulunya. Di akhir sambutannya, Vannath menyumbangkan suara emasnya.
Ketua Umum PJI Hartanto Boechori diwawancarai di lokasi acara, memberi apresiasi atas semangat persatuan warga Maluku yang tetap mengingat dan menghargai jasa pahlawannya, walau telah berlalu 2 abad lebih.
“Saya salut dan kagum atas semangat persatuan warga keturunan Maluku yang tetap mengingat dan menghargai jasa pahlawannya, walau kejadian heroik itu telah berlalu lebih dari 2 abad. Bravo warga Maluku. Bravo KPPM. Selamat dan Sukses”, puji Tokoh Pers Nasional itu.








