KPPM Surabaya Gebyar Hari Pattimura ke 208

  • Whatsapp

SURABAYA | DN – “Pattimura – Pattimura tua boleh dihancur-kan, tetapi kelak Pattimura-Pattimura muda akan bangkit”, demikian suara lantang Kapitan Pattimura mengobarkan semangat perjuangan, sesaat sebelum dijatuhi hukuman gantung di Ambon oleh kolonial Belanda pada tahun 1817. Pahlawan Nasional bernama asli Thomas Matulessy itu berhasil ditangkap penjajah karena pengkhianatan akibat politik devide et impera (politik pecah belah) kolonial Belanda.

Melalui semangat Pattimura itu, KPPM (Komunitas Perekat Persaudaraan Maluku) Surabaya mengenang dan mengingat semangat hari Pattimura ke 208 di Gedung BK3S Surabaya, 18 Mei 2025. Hall utama dan halaman BK3S dibanjiri ribuan warga Maluku dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Hadir Wakil Gubernur Maluku Abdulah Vannath, Sekretaris Bakesbangpol Provinsi Jatim Nurul Ansori, Kepala Bakesbangpol kota Surabaya Yayuk, para tetua Maluku seperti Alim Tualeka, Erik Tahalele, Frans Huwae, Prof Paul L Tahalele, M1R (Ormas Maluku Satu Rasa), FPK (Forum Pembauran Kebangsaan) Jatim dan kota Surabaya, berbagai Organisasi Warga Jawa Timur keturunan Maluku, pemilik Yayasan Pondik Kasih Hanna, serta Ketua Umum PJI (Persatuan Jurnalis Indonesia) Hartanto Boechori beserta istri.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *