Sebelumnya pada Minggu (28/1), media pemerintah Korea Utara KCNA mengecam serangkaian latihan militer yang dilakukan dalam beberapa minggu terakhir oleh pasukan AS dan Korea Selatan. Media itu memperingatkan konsekuensi yang “tanpa ampun” atas latihan itu.
“Pelaksanaan latihan perang nuklir yang gila-gilaan terhadap republik kami sejak awal Tahun Baru menuntut agar kami sepenuhnya siap untuk perang mematikan,” demikian isi pesan tersebut.
Korea Utara melakukan uji coba pertama rudal jelajah dengan kemungkinan kemampuan serangan nuklir pada September 2021. [Red]#VOA








