Meski begitu, semangat petani Barugaya tidak sepenuhnya padam. Di tengah keterbatasan, mereka tetap menjaga harapan. Ada yang mencoba menanam palawija sebagai alternatif, ada pula yang berinisiatif membuat sumur kecil meski hasilnya belum maksimal. Namun, bagi sebagian besar petani, doa dan harapan pada langit tetap menjadi satu-satunya pegangan.
Pemandangan sawah kering dengan petani yang berdiri menatap langit menjadi simbol perjuangan dan ketabahan. Kisah Barugaya adalah potret nyata bagaimana keluarga petani bertahan di tengah krisis air, menanti hujan sebagai penentu hidup dan mati bagi padi, sekaligus bagi masa depan mereka. [IRF]








