Kepala UNAIDS: Penularan HIV Bisa Melonjak 6 Kali Lipat Jika Dukungan Amerika Serikat Dihentikan

  • Whatsapp
FILE - Kantor pusat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di Jenewa, Swiss.(Jamey Keaten/AP)

Byanyima menambahkan bahwa sejauh ini, belum ada negara atau donor lain yang mengambil tindakan untuk mengisi kekosongan akibat hilangnya bantuan Amerika, namun ia berencana mengunjungi sejumlah ibu kota Eropa untuk berbicara dengan para pemimpin global.

“Saya belum pernah mendengar ada negara Eropa yang berkomitmen untuk mengambil tindakan, namun saya tahu mereka mendengarkan dan mencoba melihat apa yang bisa mereka lakukan karena mereka peduli terhadap hak asasi manusia dan kemanusiaan,” jelasnya.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Benar tidaknya Amerika Serikat menghentikan PEPFAR sebetulnya masih menjadi berita yang simpang siur. Namun sebetulnya, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, Sabtu (1/2), sebagaimana dikutip Reuters menyebutkan, PEPFAR dikecualikan selama jeda 90 hari bantuan luar negeri Amerika Serikat. Ini artinya bantuan akan terus mengalir.

Sebagaimana diketahui, hanya beberapa jam setelah menjabat pada 20 Januari, Presiden Trump memerintahkan jeda kontribusi bantuan luar negeri, untuk memberi kesempatan bagi evaluasi apakah sejalan dengan kebijakan luar negeri “America First” yang diusungnya.

Menteri Rubio pada awalnya mengeluarkan pengecualian untuk bantuan pangan darurat dan kemudian pada hari berikutnya untuk obat-obatan yang menyelamatkan jiwa, layanan medis, makanan, tempat tinggal dan bantuan penghidupan. Namun, kurangnya rincian dalam instruksi Trump dan pengecualian yang diberikan telah membuat kelompok-kelompok bantuan bingung apakah pekerjaan mereka dapat dilanjutkan.

Pada hari pertama bulan Februari, Biro Keamanan Kesehatan Global dan Diplomasi Departemen Luar Negeri Amerika Serikat akhirnya mengeluarkan sebuah memo Rubio, yang dilihat oleh Reuters, mengklarifikasi bahwa PEPFAR tercakup dalam memo tanggal 28 Januari dan program itu mendapat pengecualian terbatas.

Hal ini mencakup layanan perawatan dan pengobatan HIV yang menyelamatkan nyawa, termasuk tes dan konseling, pencegahan dan pengobatan infeksi termasuk tuberkulosis (TB), layanan laboratorium, serta pengadaan dan rantai pasokan obat-obatan. [Red]#VOA

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *