Kenakan Pakaian Adat Nusantara, Presiden Jokowi Pimpin Upacara HUT ke-79 RI di IKN

  • Whatsapp
Seorang warga Palestina berdiri di rumahnya pada pagi hari setelah rumahnya dibakar oleh pemukim Israel di Desa Jit, Tepi Barat, Jumat, 16 Agustus 2024. (Foto AP/Nasser Nasser)

Wapres terpilih Gibran Rakabuming Raka juga turut hadir di Istana Merdeka dengan mengenakan pakaian adat Papua, sementara istrinya, Selvi Ananda, tampil anggun dalam pakaian adat Lampung.

Ma’ruf Amin menyatakan bahwa upacara tahun ini merupakan momen bersejarah karena digelar secara bersamaan di Jakarta dan IKN. Ia menambahkan bahwa hal ini menunjukkan kesatuan dan kebersamaan bangsa Indonesia yang tidak terhalang oleh batas geografis.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

“Upacara ini bisa dilaksanakan di dua tempat. Harapan kita, ini semakin memperkuat persatuan Indonesia, kebersamaan, keadilan, dan pemerataan untuk seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan yang mengikuti upacara di IKN tampak mengenakan pakaian adat khas Kalimantan Timur. Luhut mengatakan keberadaan IKN merupakan era baru bagi Indonesia karena tidak lagi menggunakan gedung-gedung peninggalan Belanda.

“Perasaan saya ya kita sudah keluar dari era kolonial, karena di Jakarta gedung-gedung pemerintahan hampir kita pakai dari zaman kolonial, sebagian besar. Tapi kalau kita lihat sekarang ini mulai dari perencanaan, pembangunan, pendanaan itu dari pemerintah Republik Indonesia,” katanya.

Aktivis Gelar Aksi

Sementara itu, tak jauh dari lokasi IKN, sejumlah organisasi masyarakat sipil dan warga menggelar serangkaian kegiatan untuk memperingati hari kemerdekaan. Pada kesempatan kali ini mereka tetap menyuarakan berbagai keresahan tentang kerusakan lingkungan hidup dan pelemahan demokrasi di Tanah Air.

Organisasi masyarakat sipil dan warga Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, membentangkan kain merah bertuliskan 'Indonesia is not for sale, Merdeka!' (Foto: Courtesy/Greenpeace Indonesia)
Organisasi masyarakat sipil dan warga Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, membentangkan kain merah bertuliskan ‘Indonesia is not for sale, Merdeka!’ (Foto: Courtesy/Greenpeace Indonesia)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *