SURABAYA | DN – Dugaan praktik penahanan ijazah oleh perusahaan swasta di Surabaya kini mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat. Bahkan, Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer turun langsung ke Surabaya untuk memberikan dukungan dalam penyelesaian kasus tersebut.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyambut baik perhatian dari pemerintah pusat dan menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal kasus ini hingga ada kepastian hukum.
“Kami berkomitmen mengawal kasus ini sampai tuntas. Ini bukan hanya soal Surabaya, tetapi juga bisa menjadi pembelajaran bagi daerah lain,” ungkapnya setelah menemani eks-karyawan yang menjadi korban dugaan penahanan ijazah melaporkan kasus mereka ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak pada Kamis (17/4/2025).
Eri Cahyadi menekankan bahwa penyelesaian kasus ini harus dilakukan dengan hati-hati dan tanpa menimbulkan kegaduhan di masyarakat, terutama bagi dunia usaha di Surabaya.








