Selain menyasar lingkungan sekolah, perhatian juga diarahkan pada kelompok rentan sebagai bagian penting dalam menyiapkan kualitas generasi mendatang.
“Pemenuhan gizi harus tepat sasaran dan berkelanjutan. Peran sekolah dan tenaga pendidik penting agar makanan yang diberikan dapat dikonsumsi dengan baik dan memberi dampak optimal,” lanjut AKBP Bramastyo.
Di sisi lain, Beliau juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor agar program berjalan maksimal. Dukungan dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, hingga Yayasan Kemala Bhayangkari dinilai menjadi bagian penting dalam memastikan keberlangsungan layanan.








