Dalam sambutannya, Kapolres Kediri menekankan bahwa SPPG tidak sekadar dapur penyedia makanan, melainkan dirancang sebagai pusat layanan gizi yang terintegrasi dan berstandar.
“SPPG disiapkan sebagai pusat pelayanan gizi yang akuntabel, dengan proses penyediaan dan distribusi makanan sesuai standar kesehatan. Kualitas menjadi hal utama agar manfaatnya benar-benar dirasakan,” ujar AKBP Bramastyo.
Beliau menjelaskan, operasional SPPG didukung tenaga yang kompeten, mulai dari Kepala SPPG, ahli gizi, akuntan, hingga relawan, sehingga setiap tahapan dapat berjalan sesuai ketentuan dan pengawasan yang berlaku.








