Selain itu, Suprapto juga beralasan ketika dipasang di pinggir jalan banyak yang rusak dan hilang dicuri orang.
“Ini sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat, warga harus tahu pilihannya. jangan sampai tidak tahu dan salah memilih. Selain APK jadi rusak atau hilang jika terpasang di luar. Terlebih Ony – Antok lawannya hanya kotak kosong,” ucapnya kepada Jatim Times pada Rabu (16/10/2024).
Suprapto juga menandaskan jika banner Ony-Antok ia cetak dengan biaya sendiri, sebagai wujud kepedulian untuk memberikan informasi yang benar kepada masyarakat.
“Klo di desa itu angel (sulit), warga banyak bertanya siapa jagonya (calonnya). Klo sudah begini kan jelas pilihannya. Ony-Antok tak ada yang lain,” tandas kades yang pernah menjabat dua periode anggota DPRD Kabupaten Ngawi tersebut.
Lebih lanjut, Suprapto menyatakan jika pasangan Ony-Antok telah sukses melaksanakan pembangunan dan layak kembali memimpin Ngawi.








