“Kolaborasi tidak hanya antara pemerintah daerah dan pihak swasta, tetapi juga harus melibatkan dunia pendidikan. Sekolah, khususnya kejuruan, dan perguruan tinggi harus mampu mempersiapkan siswa dan mahasiswa untuk terjun langsung ke dunia usaha dan industri,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menciptakan ekosistem yang aman dan kondusif bagi para investor dan pelaku usaha, agar mampu membuka lebih banyak lapangan kerja. Menurutnya, pembangunan ketenagakerjaan merupakan bagian dari implementasi konstitusi dalam memberikan hak pekerjaan yang layak bagi masyarakat.
“Kita tidak hanya mencetak pencari kerja, tetapi juga mendorong lahirnya wirausahawan mandiri. Pemerintah juga telah menyusun database dunia industri dan perdagangan untuk menjembatani kebutuhan tenaga kerja dengan dunia pendidikan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kediri, Ibnu Imad, menjelaskan bahwa pihaknya terus berinovasi dalam memperluas akses informasi lowongan kerja, termasuk melalui digitalisasi.








