Jokowi Lantik Keponakan Prabowo Jadi Wamen Keuangan

  • Whatsapp
Presiden Jokowi resmi melantik tiga wakil menteri di Istana Presiden, Jakarta, Kamis (18/7) (biro Setpres)

“Apakah masuknya Mas Thomas ini karena kita tidak ada hubungan yang bagus? Enggak, justru karena selama ini bagus. Namun dengan adanya dia di dalam (pemerintahan) kan jadinya tidak perlu ada pertemuan khusus,” ungkap Menkeu Sri Mulyani.

Lebih jauh, Menkeu Sri menyatakan bahwa tugas Thomas sebagai wamenkeu II ini lebih difokuskan kepada penyusunan RAPBN 2025 mendatang.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

“Kita sedang menyusun APBN 2025, jadi memang fokusnya untuk Mas Thomas itu adalah di dalam penyusunan RAPBN 2025. Ini sekarang dalam proses tahap penyusunan, berdasarkan pembahasan dengan DPR yang sudah dilakukan. Dengan adanya Mas Thomas menjadi lebih mudah, karena berarti komunikasi sudah otomatis terjalin untuk menampung berbagai program prioritas yang sudah disampaikan oleh Pak Prabowo dan bagaimana memasukkan di dalam APBN 2025.” jelasnya.

Senada dengan Thomas, Menkeu Sri Mulyani menyatakan bahwa untuk pertanyaan seputar anggaran untuk program prioritas Prabowo Subianto tidak bisa dijelaskan dalam waktu dekat. Menurutnya, nanti publik akan mengetahui hal tersebut dari nota keuangan yang akan disampaikan oleh Presiden Jokowi pada 16 Agustus mendatang.

“Mengenai program saya harap kita tidak membahasnya dulu di sini, karena ini sedang dalam proses. Di dalam proses ini kita akan terus mengumpulkan informasi, posisi, sehingga nanti akan (disampaikan) dalam bentuk nota keuangan dan RUU dalam waktu tiga minggu kemudian,” katanya.

Ketiga wakil menteri yang dilantik Kamis(18/7) mengaku akan bekerja intensif di sisa masa pemerintahan Jokowi-Ma’ruf yang tinggal tiga bulan lagi. (biro Setpres)
Ketiga wakil menteri yang dilantik Kamis(18/7) mengaku akan bekerja intensif di sisa masa pemerintahan Jokowi-Ma’ruf yang tinggal tiga bulan lagi. (biro Setpres)

Dua wakil menteri lainnya mengaku akan bekerja cukup intensif di sisa waktu pemerintahan yang tinggal tiga bulan ini.

Wamentan Sudaryono sendiri mengaku akan fokus mengerjakan beberapa program utama di Kementerian Pertanian demi mewujudkan kedaulatan pangan, dan menurutnya hal ini bukanlah tugas yang mudah.

“Sebagaimana telah dicanangkan oleh Presiden Jokowi dan sudah dilaksanakan sampai dengan hari ini, dan tentunya akan terus dilanjutkan dan ditingkatkan oleh presiden terpilih Prabowo Subianto dalam kaitannya dengan kemandirian, ketahanan dan kedaulatan pangan bagi bangsa kita. Detailnya ada food estate, intensifikasi, pipanisasi, pompanisasi, peningkatan lahan dari lahan rawa, untuk menambah produktivitas pangan kita. Saya kira target sudah jelas adalah bagaimana kita berdaulat di bidang pangan,” ungkap Sudaryono.

Wakil Menteri Investasi atau Wakil Kepala BKPM Yuliot menyatakan bahwa dirinya akan fokus dalam hal peningkatan investasi baik dari investor dalam maupun luar negeri untuk menggenjot perekonomian tanah air.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *