Israel Bombardir Lebanon untuk Hari Kedua, Korban Tewas Capai 564

  • Whatsapp
Tim penyelamat memeriksa puing-puing bangunan pasca serangan Israel semalam terhadap sebuah apotek di desa Akbiyeh, Lebanon selatan pada 24 September 2024.

Badan pengungsi Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNHCR) mengatakan bahwa mereka “sangat marah dan sedih” oleh serangan Israel yang menewaskan dua anggota stafnya.

Ribuan warga Lebanon, atas kemauan mereka sendiri dan atas desakan Israel, telah meninggalkan Lebanon selatan untuk mencari tempat yang aman dari serangan Israel. Perjalanan warga menyebabkan kemacetan di jalan-jalan ke arah utara menuju Beirut. Namun, Israel juga telah menarget sejumlah lokasi di ibu kota, dengan satu serangan menghantam gedung enam lantai, menewaskan enam orang dan melukai 15 orang.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan pada pembukaan Sidang Umum PBB tahunan, “Kita semua harus waspada dengan eskalasi ini. Lebanon berada di ambang kehancuran. Rakyat Lebanon, rakyat Israel, dan rakyat dunia tidak mampu membiarkan Lebanon menjadi Gaza lainnya,” tempat di mana Israel dan militan Hamas telah bertempur selama hampir setahun.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Namun, dengan Israel yang saat ini berfokus pada Hizbullah, serangannya terhadap Hamas di Gaza telah berkurang secara drastis.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *