Inggris: Situasi di Gaza ‘Tidak Dapat Ditoleransi’

  • Whatsapp
Jenazah anggota staf World Central Kitchen diangkut keluar dari kamar mayat rumah sakit di Rafah di Jalur Gaza selatan pada 3 April 2024, dua hari setelah konvoi LSM tersebut terkena serangan Israel. (Foto: AFP)

( DN ) – Inggris menyerukan penyelidikan segera terhadap Israel atas serangan udara yang menewaskan tujuh pekerja bantuan di Jalur Gaza, di tengah meningkatnya kemarahan global atas serangan pada Senin (1/4) itu. Tiga di antara korban tewas adalah warga negara Inggris.

Jenazah pekerja bantuan yang tewas akibat serangan udara Israel dibawa keluar dari Jalur Gaza pada Rabu (3/4), melalui penyeberangan Rafah ke Mesir.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Pada Senin, rudal menghantam konvoi kendaraan yang digunakan oleh badan amal World Central Kitchen dari AS.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *