ICW: Mayoritas Pelaku Korupsi Divonis Ringan Sepanjang 2023

  • Whatsapp
FILE - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan kegiatan tangkap tangan terkait dugaan tindak pidana korupsi berupa suap pengadaan barang dan jasa Basarnas 2021-2023. (Foto: Courtesy/KPK)

Pada hari yang sama, ICW merilis laporanya, Kejaksaan Agung dilaporkan meraih penghargaan untuk kategori ”Kolaborasi Strategis (Efektivitas Penanganan Korupsi)” dari media iNews pada acara Kementerian dan Lembaga Awards 2024 yang diselenggarakan di MNC Convention Hall.

iNews menilai Kejaksaan RI di bawah kepemimpinan Jaksa Agung ST Burhanuddin telah berhasil mengungkap sejumlah kasus mega korupsi yang merugikan negara ratusan triliun rupiah.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

“Penghargaan ini tentu menjadi motivasi bagi kami karena media iNews telah memberikan perhatian intens bagi Kejaksaan dalam kinerja penanganan tindak pidana korupsi. Hal penting yang perlu diperhatikan dalam pemberantasan korupsi yaitu terkait unsur kerugian keuangan negara dan kerugian perekonomian negara,” ujar Harli yang mewakili jaksa agung saat menerima penghargaan itu.

Kejaksaan Agung sepertinya patut berbangga hati, Lembaga Survei Indonesia (LSI) sebelumnya melaporkan, tingkat kepercayaan publik terhadap Kejaksaan Agung mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

“Keberanian Kejaksaan dalam membongkar kasus-kasus besar dan high profile, mendapat apresiasi dan dukungan masyarakat,” kata Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan saat memaparkan hasil survei bertajuk Sikap Publik terhadap Putusan KPU, Persidangan MK, dan Isu Nasional yang dipantau secara daring dari Jakarta, April lalu.

Dalam temuan LSI, kepercayaan pubik terhadap Kejaksaan Agung pada Februari 2024 berada di angka 67 persen, sementara pada April meningkat menjadi 74,7 persen. [Red]#VOA

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *