Salah satu anggota SSK Satgas TMMD dari Yonif 512/QY, Praka Dodik, mengatakan bahwa momen bersama anak-anak menjadi bagian yang paling berkesan selama bertugas di Desa Gadungan.
“Anak-anak ini tidak canggung. Mereka langsung akrab, bertanya banyak hal tentang tugas kami. Dari situ terasa sekali kedekatan itu tumbuh dengan sendirinya,” ujarnya.
Menurut dia, kedekatan tersebut bukan sekadar interaksi singkat, tetapi menjadi cara sederhana untuk menanamkan semangat disiplin, cinta Tanah Air, dan motivasi belajar sejak dini.
Ia menilai, pendekatan humanis seperti ini membuat kehadiran TNI dirasakan bukan sebagai aparat semata, melainkan sebagai sahabat dan kakak bagi anak-anak desa.
Beberapa siswa bahkan tampak antusias mendengarkan cerita pengalaman bertugas, sementara yang lain tak segan menyampaikan cita-cita mereka.








