Hamas Pilih Pemimpin Baru, Gencatan Senjata di Gaza Makin Suram

  • Whatsapp
FILE - Yahya Sinwar, kepala Hamas di Gaza, menyapa para pendukungnya setibanya di sebuah pertemuan di aula di sisi laut Kota Gaza, 30 April 2022.
FILE - Kepala sayap politik gerakan Hamas Palestina di Jalur Gaza, Yahya Sinwar, dalam sebuah pertemuan di Kota Gaza, 30 April 2022. (Mahmud HAMS / AFP)
FILE – Kepala sayap politik gerakan Hamas Palestina di Jalur Gaza, Yahya Sinwar, dalam sebuah pertemuan di Kota Gaza, 30 April 2022. (Mahmud HAMS / AFP)

Nicholas Heras mengatakan, ia melihat Sinwar dipengaruhi oleh Jenderal Korps Garda Republik Iran Qassem Soleimani yang terbunuh. Sinwar bahkan menggunakan buku pedoman Soleimani untuk menghadapi Israel. “Soleimani membuat strategi untuk menciptakan jaringan proksi dan mitra yang mengepung Israel,” termasuk Hamas, dalam upaya menghancurkan Israel.

“Seiring waktu, rangkaian konflik dengan Israel akan merusak fondasi Israel secara ekonomi, sosial, politik, dan kemudian geopolitik. Semua elemen itu sudah ada dalam konflik sekarang yang dimulai dengan serangan Hamas pada 7 Oktober 2023. Dan kita lihat buku pedoman Soleimani ini terus diterapkan,” jelasnya.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Para pengamat berpendapat, Sinwar dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tidak mau mencapai kesepakatan gencatan senjata karena alasan politik masing-masing. [Red]#VOA